Drunken Mama



 

Drunken Mama
by Pidi Baiq

"Tapi Bu, kalau ayah nikah lagi, pasti bukan nafsu" saya bilang begitu sambil makan kuaci (satu persatu). Itu komentar saya untuk mereka yang bilang poligami janganlah didasari oleh karena desakan nafsu. "Kalau Ayah memang karena apa?" "Ayah Cuma mau tahu aja, anak ayah seperti apa kalau sama perempuan lain?" "Heh!? Eksperimen?" (Mukjizat Poligami)

[Mizan, DAR! Mizan, Cerita, Humor, Indonesia]


Drunken Monster
by Pidi Baiq

Di daerah Jalan Ganesha, saya inget SBY. Aduh, kenapa inget SBY? Ini pasti gara-gara dulu, waktu Pemilu Presiden. Waktu itu saya mencoblos dia. Mencoblos SBY. Tapi, asli bukan bersumber dari hati nurani saya. Itu lebih karena memenuhi suruhan anak saya, yang saya bawa ikut ke dalam bilik suara. Itu disuruh Timur yang waktu itu berumur 5 tahun. Tetapi janganlah ini kita bahas banyak-banyak. ("Jalan ke Mana-Mana")

“Ini Buku Berbahaya.”

-Prof. Dr. Bambang Sugiharto

Buku ini adalah perayaan ide, karnaval anarki wacana. Semacam jaz yang improvisasi kecerdasannya begitu nakal dan semena-mena. Tidak disarankan bagi para intelektual yang arif dan bijaksana.

-Prof. Dr. Bambang Sugiharto, Guru Besar Filsafat di Unpar dan ITB

Pidi Baiq menyebut tulisan-tulisannya sebagia Catatan Harian atau Cacatan Harian. Saya memuatnya di suplemen “Khazanah” di Pikiran Rakyati dan menyebutnya cerita pendek. Beberapa teman protes, katanya Catatan Pidi Baiq seperti bermain kasti dengan pemukul sofball. Terserah! Dunia sudah berubah, Bung. Mungkin kita memang harus mengganti nama permainannya.

-Rahim Asyik, Redaktur Khazanah [DAR! Mizan, Cerita, Catatan Harian, Indonesia]


Drunken Marmut
by Pidi Baiq

?Pokoknya besok harus dibuang?.ÿ

?Iya?.ÿ

?Tidak ada alasan!?.ÿ

?Marmut kan gak tahu kalau itu taman? kata saya membela diri.

?Pemiliknya kan tahu? kata dia.ÿ

?Allah memang maha tahu?.ÿ

Saya langsung suka pada momen dialog yang membahas ketuhanan seperti ini.

?Allah apa?? dia tanya.ÿ

?Sang Maha Pemilik??.ÿ

?Apa? Bukan Allah!? katanya.ÿ

?Yang beli marmutnya?.

ÿ?Oh?.ÿ

?Yang beli marmutnya kan tahu?.

?Seseorang yang sederhana, baik, dan pengertian. Tapi kadang-kadang orangnya rada aneh tapi unik. Kalau mau ngasih sesuatu suka lupa. Ngasih poster atau kaset sampai sekarang belum juga ngasih.? ? Heru Khaerudin, Office Boy ? P Project

?Si Bang Pidi orangnya per (fair/Red.). Gak mudah tersinggung, bisa mengambil hati orang, mudah banyak kalir (karir/Red.). Sama orang kecil disamakan. Saya salut dengan kepribadiannya. (Subhanallah/Red.).? — Ibu Marna, Pemilik Kios Rokok

?Bos Pidi seniman. Kalo ngomong ngaco karena seniman. Gak ngerti!? ? Dayat, Bodyguard Penulis

?Paling sukanya asin cumi sama sambal. Kalau sedang di rumah suka nyuruh anak-anak shalat. Waktu masih pacaran ke rumah bawanya bala-bala sama kerupuk, deh.? ? Amih Nina, Ibu Mertua

?Kenapa jadi pada ngomentarin penulisnya, bukan bukunya.? ? Rosi, Istri Penulis

[Mizan, DAR! Mizan, Cerita, Humor, Indonesia]


Drunken Molen
by Pidi Baiq

Saya bangun siang. Tapi itu masih mending, masih jam sembilan, karena biasanya saya bangun jam dua belas siang. Saya memang pemalas, tapi untuk apa saya rajin kalau saya merasa diri sudah pandai. Samalah itu seperti halnya kamu, tidak perlu hemat lagi, karena kamu sudah kaya, sudah mendapatkan pangkalnya …. ("Sales Badminton")

"Buku ini jangan dibaca." – Jaya Suprana, Pakar Kelirumologi

"Sensasi kegilaan yang sama dengan memacu motor dalam gelap malam tanpa lampu penerangan. Selalu ada kejutan yang tak terduga." – Haji Tegep, Bikers Brotherhood MC

"Buku ini sangat aneh. Walaupun saya belum membacanya." – Candil, Vokalis SEURIEUS

[Mizan, DAR! Mizan, Cerita, Humor, Indonesia]


Milea
by Pidi Baiq

"Dilan memberi penggambaran lain dari sebuah penaklukan cinta & bagaimana indahnya cinta sederhana anak zaman dahulu." @refaniris

"Cuma satu yang kuinginkan, aku ingin cowok seperti Dilan." @_SLovaFC

"Dilan brengsek! Dia selalu tahu caranya menjadi pusat perhatian, bahkan ketika jadi buku, setiap serinya selalu ditunggu." @Tedy_Pensil

"Membaca Dilan itu seperti jatuh cinta lagi, lagi, dan lagi. Ah, indah, deh. Rasanya gak akan pernah bosan membacanya." @agungwyd

"Bukan cuma sekadar novel, tapi bisa menjadikan yang malas baca jadi mau baca." @cobra_iqq

"Kisah cintanya gak lebay. Dilan tahu bagaimana memperlakukan wanita. Novelnya keren, bahasanya gak bertele-tele." @AH_DILAN

"Terima kasih Dilan telah menginspirasiku lewat ceritamu bersama Milea. Terima kasih Surayah, novelmu seru." @EnciSrifiyani

"Dari Dilan kita belajar mengistimewakan wanita, romantis yang gak kuno, bahkan menjadi ayah & bunda yang hebat :)" @ginaalna

"Kurasa Dilan satu-satunya novel yang aku harap ceritanya terus berlanjut, dan tidak ingin ada akhir." @TriaFitriaN41

[Mizan, Pastel Books, Dilan, Milea, Romance, Remaja, Bandung, 1990, 1991, Novel, Best Seller, Indonesia]


Ebook Tags:

baca novel drunken mama, drunken mama, drunken mama ebook, drunken mama pdf download
Loading...